Serba Serbi Cloth Diaper

Info lengkap seputar clodi – cloth diaper, popok kain modern bisa cuci ulang

Bunda baru mengenal clodi / cloth diaper? semoga informasi berikut bisa memberi gambaran singkat mengenai clodi ya.. ^_^

Ganti popok !! Ini merupakan salah satu aktivitas merawat bayi yang paling sering dilakukan. Bahkan hingga usia 3-4 tahun, tidak sedikit anak yang masih pake popok, sehingga masih perlu perhatian ekstra dari kita sebagai orang tua. Zaman dulu popok bayi yang ada masih dalam bentuk kain gitu, bahannya kain biasa sehingga tidak bisa menampung cairan pipis, langsung basah, otomatis bleberan kemana-mana dan efeknya cucian bunda bakal menggunung, belum lagi repot mesti ngepel lantai, cuci sprai, jemur kasur..he..he..

Lalu muncul lah popok sekali pakai (pospak) atau pampers, yang sangat praktis, sekali pakai langsung buang. Namun harganya lebih mahal dari popok kain tradisional, karena cenderung dipakai terlalu lama, pampers sering menyebabkan ruam. Belakangan bahan pampers diduga mengandung senyawa yang berbahaya. Belum lagi dari sisi limbah/sampah pampers sukar diurai, Sehingga tidak ramah lingkungan.

Adapun clodi / cloth diaper, boleh dibilang jalan tengah antar popok kain tradisional dengan pampers. Cloth diapers adalah popok kain modern yang bisa menampung cairan pipis dan bisa dicuci ulang. Bunda hanya perlu sekali beli clodi, dengan perawatan yang benar maka bisa digunakan hingga bertahun-tahun.

Kenapa beralih ke cloth diapers ?

bahaya-pampers

  • Clodi lebih hemat, bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga dibanding dengan beli popok sekali pakai. Pemakaian pampers meskipun nampaknya murah, tapi jika dihitung-hitung gede juga lho. Jika 1 hari si kecil pakai 3 pampers seharga @2500. Maka dalam 1 tahun pengeluaran pampers adalah 3x30hari x Rp.2500 x 12 bulan = Rp.2.700.000. Pengeluaran akan membengkak pada tahun kedua dan seterusnya karena bayi makin besar, harga untuk ukuran besar makin mahal, volume pipis/pup makin banyak sehingga pampers semakin cepat penuh. Sedangkan jika memakai clodi, berapa banyak kita membeli clodi tergantung pada siklus mencuci kita, biasanya 10-15 clodi sudah cukup. Dengan kisaran harga clodi lokal 70-100rb-an (tergantung merk), maka bujet clodi kisaran 1jt – 1.5jt, jika ditambah dengan aksesoris seperti insert tambahan, liner, wetbag dsb. Clodi pada umumnya berukuran one size, bisa pakai hingga bayi usia 2 tahun, dan bisa nurun buat adeknya nanti
  • Clodi lebih sehat, cloth diaper menggunakan bahan kain yang tentu lebih sehat bagi bayi. Dibandingkan dengan pampers yang berbahan plastik dan ada beberapa bahan dasarnya yang berbahaya seperti sodium polyacrilat dan dioxin.
  • Clodi ramah lingkungan, mengurangi sampah rumah tangga. Bahan pampers yang terbuat dari plastik sangat sukar diurai oleh tanah, bahkan jika dibakarpun susah terbakar habisnya. Bayangkan jika 1 keluarga membuang 5 pampers perhari, berapa juta sampah pempers perharinya ?
  • Clodi lucu & bikin “addicted”.. Yaa, motif cloth diaper yang unik dan lucu bisa bikin bunda ketagihan buat beli n belii lagi.. he..he.. Saking lucunya sikecil saat pakai clodi, rasanya sayang kalo dipakein celana, kan jadi ketutup gitu clodinya.

Lalu Apakah perlu 100% beralih ke popok kain modern ? Jawabanya adalah Tergantung kepada komitmen ayah dan bunda juga. Karena beralih ke clodi, meskipun lebih hemat, namun tidak se-praktis memakai pampers yang bisa sekali buang. Memakai clodi berarti harus tidak malas mengecek dan mengganti clodi bahkan sebelum kotor/penuh, mau mencuci kotoran pup, harus sedia wetbag / plastik saat bepergian. Intinya adalah hanyalah masalah pemahaman/kebiasaan dengan hidup disiplin yang bersih dan sehat. Karena kita sendirilah yang menentukan kebersihan cloth diaper, sehingga lebih terjamin dibanding popok sekali pakai.

Mengenal bagian-bagian cloth diaper

apa itu clodiNah, setelah bunda merasa mantap beralih ke clodi. Sekarang saatnya pemotretan!! Supaya lebih jelas mengenai bagian-bagian clodi saya sertakan gambar + penjelasannya ya.

  • Outer / cover, adalah bagian luar dari clodi, terbuat dari bahan khusus yang dilapis PUL (polyurethan laminate), semacam lapisan yang semi waterproof, tidak bisa tembus air tapi tetap breathable, bisa dilewati angin untuk sirkulasi udara. Sehingga jika terlalu penuh berasa lembab jika diraba. Cover ini penampakan luarnya bermacam-macam, ada yang polos, dan ada yang dikasih motif macem-macem. Cover clodi juga ada yang memiliki kantung untuk memasukkan insert, ada juga yang tidak.
  • Inner, adalah bagian dalam clodi yang langsung menempel ke kulit bayi. Bahannya sangat lembuut dan bersifat stay dray (tetap kering), berfungsi meneruskan cairan ke insert, namun cairan tak dapat kembali keluar sehingga kulit bayi tetap kering & tidak menyebabkan ruam. Yang sering digunakan sebagai inner adalah bahan kain fleece, suedecloth, dan bamboo (kain yang berasal dari serat bamboo yang hipoalergi dan mengandung anti bakteri alami, jadi sangat cocok untuk kulit bayi yang sensitif.
  • Insert, adalah lapisan kain penyerap/penampung pipis. Bahannya beragam pula, ada microfiber, fleece, bamboo, bahkan jika mau irit bisa bikin sendiri dari bahan yang gampang menyerap air seperti handuk atau kain tebal. Insert ini biasanya di masukan kedalam kantong clodi ada juga yang diletakkan di atas inner. insert ini mempunyai daya tampung maximal, jadi TIDAK BISA dipakai terus-terusan tanpa bocor. Seperti halnya pempers, jika sudah penuh clodi akan rembes.

Ukuran atau size Clodi

Berbeda dengan pampers yang ada berbagai ukuran, dari S, L, XL, XXL, clodi pada umumnya satu ukuran saja tapi bisa di setting/ diatur untuk size S – M – L, cukup satu clodi untuk bayi newborn sampai dia berusia 1,5 – 2 tahun (catatan, tiap clodi berbeda). Karena bahannya terbuat dari kain, jadi ya seperti baju saja, dipakai sampe rusak, jika perawatannya bagus bisa dipakai buat adek-adeknya nanti. Lebih hemat kan bund..

Harga clodi

Semakin minat nih pake clodi..  terus harganya berapa ? Harga clodi bervariasi tergantung kualitas / bahan yang digunakan. Penggunaan jenis bahan untuk cover, inner dan insert akan mempengaruhi harga clodi. Oiya dan merk juga yaa ^_^ .Dulu waktu saya mulai kenal clodi kebanyakan yang beredar adalah clodi merk luar, yang harganya diatas 100rb-an, Sekarang ini semakin banyak produsen cloth diaper lokal yang menawarkan harga clodi murah namun berkualitas. Bunda bisa mencari seller yang men jual clodi online, biasanya mereka menawarkan harga clodi yang lebih murah daripada beli langsung di toko. Kebanyakan para distributor / agen clodi lokal mulai mengenalkan produk mereka secara online, jadi mau beli ecer atau grosir clodi juga bisa.

Tipe / Jenis Cloth diaper :

Banyak sekali clodi yang beredar di pasaran, biar ga bingung dan ga salah beli berikut ini beberapa tipe clodi pada umumnya :

  • Beradasarkan pemakai / sizenya, clodi diklasifikan untuk bayi newborn, infant, toddler, bahkan ada yang cloth diaper untuk dewasa. Yang membedakan tentu ukuran / kapasitas berat badan pemakainya. Sekarang ini kebanyakan clodi dibuat one sized, satu ukuran tapi bisa diset S-M-L.
  • All in One / All in Two diaper, yaitu cloth diaper dimana insert/lapisan penyerapnya dijahit menyatu dengan covernya, jadi tidak bisa dilepas/diganti dengan insert Modifan. Kelebihannya clodi tipe ini simple pakenya, tapi agak susah dibersihkan dan saat dijemurnya jadi lama kering karena ada lapisan penyerap yang tebal.
  • Snap pocket diaper & velcro pocket diaper. Pocket diaper adalah cloth diaper dengan sistem kantong, insertnya bisa dikeluar/masukan kedalam kantong. Adapun snap (kancing) dan velcro (perekat) adalah cara pengaturan pinggangnya. Dengan model ini kita bisa bebas membeli insert tambahan sesuai keinginan, dicucinya lebih mudah, dan lebih cepat dikeringkan karena insert bisa kita copot dan dijemur terpisah. Jenis clodi pocket ini merupakan jenis yang paling populer dibanding jenis lain. Untuk cara pemakaian Jenis snap dan velcro, bayi harus dalam posisi berbaring, seperti pempers tipe perekat saja. jika sikecil uda “ga mau diem” baiknya dipilihkan jenis pull up pants.
  • Pull up pants diaper. Seperti namanya “pants” yang berarti celana, maka clodi pull up dapat dipakai seperti memakai celana, dipasangkan dulu clodi nya baru dimasukan ke kaki dan ditarik ke atas. Seperti memakaikan pempers tipe celana.
  • Training pants. Pemakaian cloth diaper secara tidak langsung bisa melatih anak untuk tidak pipis di celana (potty training), kain yang berasa basah akan membuat sikecil tidak nyaman sehingga melatih dia untuk bilang jika mau pipis. Nah untuk yang khusus potty training ini ada yang namanya training pants, bentuknya seperti celana dan dikasih lapisan penyerap. Beda dengan clodi yang bisa menampung pipis agak banyak, training pants ini hanya didesain untuk menampung 1x pipis aja, namun cairan tidak akan bocor karena ada lapisan penyerap tadi, sehingga dapat menghindarkan dari si kecil kemungkinan terpeleset dan juga buat bunda ga perlu cape ngepel lantai terus buat bersihin pipis sikecil.
  • Swim diaper adalah popok khusus renang bayi yang sekaligus bisa untuk potty / toilet training. Si kecil yang hobby berenang tidak aka terganggu karena air yang kotor akibat dia pipis atau pup di kolam renang. Dengan swim diaper, kotoran akan tetap tertahan di celana dan tidak akan mengotori air kolam.

Tips memilih clodi yang cocok buat si kecil

Setiap bayi memiliki karakteristik yang berbeda, produk untuk bayi A belum tentu cocok untuk bayi B. Begitu juga dengan cloth diaper, saking banyaknya jenis dan merk clodi dipasaran pastinya malah bikin bingung. PENTING UNTUK TIDAK BELI CLODI SEKALIGUS BANYAK, karena setiap merk clodi kadang menggunakan bahan dan pola/cutting yang berbeda. Coba dulu dan jika si kecil merasa cocok/nyaman, baru beli banyak. Berikut ini beberapa beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli clodi :

  • tahan bocor, syarat ini adalah yang utama harus dipenuhi. Jika bunda beli clodi secara online bisa dibaca speknya dan baca juga review pengguna lain tentang clodi tersebut.
  • Bahan inner / insert yang sesuai dengan sikecil. Pemilihan bahan sangat penting dengan faktor kesehatan dan kenyamanan. Jangan hanya melihat motif yang lucu-lucu tapi sikecil malah jadi terkena ruam. Misal, ada bayi yang alergi terhadap bahan microfleece, maka bisa pilih yang bahan bamboo, atau cotton.
  • Ukuran. Pilih ukuran yang sesuai, meskipun untuk ukuran one sized (bisa diset S-M-L) terkadang ukuran di lingkar paha bisa berbeda. Ini penting juga untuk mencegah rembes samping atau malah mungkin terlalu ketat, kasian juga sikecil klo pahanya jadi merah-merah.
  • Pilih clodi snap / velcro / pull up pants? Masing-masing tipe memiliki kelebihan dan kekurangan. Sesuaikan dengan kebutuhan si kecil. Baca juga artikel jenis clodi velcro snap pull up
  • Harga, sudah pasti berbeda jika memilih clodi lokal atau import. Tidak selalu harga yang mahal = cocok / bisa dipakai. Jika ada clodi dengan harga yang lebih terjangkau asalkan COCOK nyaman dipakai sama sikecil, tentu pilih yang murah doong.
  • Produk pendukung untuk perawatan clodi, produk pendukung ini sifatnya tidak harus, jika memang perlu dan memiliki dana berlebih tentu lebih baik dibeli. Ga beli pun gapapa, bisa memakai alternatif lain yang sudah ada dirumah. Misalnya, detergen khusus clodi jika tidak mau beli bisa pakai deterjen yang ada, diaper pail = ember khusus untuk menyimpan clodi kotor sebelum dicuci, wetbag (tempat khusus untuk menyimpan clodi basah saat bepergian, selang semprotan untuk membersihkan bekas kotoran feses, liner = lembaran yang bisa ditaruh diatas inner berfungsi supaya pup tidak menempel langsung pada inner.

Cara mencuci / merawat cloth diaper

Tahap berikutnya jika bunda sudah membeli clodi, tentu perawatannya harus bener supaya awet. Karena untuk clodi ini kita lah yang bisa menentukan kebersihan dan juga kenyamanan pemakaian clodi pada bayi.

  • Sebelum pemakaian pertama kali, clodi harus di pre-wash dulu, minimal 3x untuk membersihkan kotoran saat produksi dan juga mengoptimalkan daya serap clodi. Biasanya tiap merk memberikan instruksi/petunjuk pre-wash dan pencuciannya. mohon di baca ya bund.
  • Hindari menggunakan pelembut atau pemutih. Pemutih dapat merusak serat bahan popok kain, sedangkan pelembut dapat menimbulkan lapisan lilin yang menyebabkan cloth diaper tidak bisa menyerap dengan sempurna. Selain itu, jika kulit bayi sensitif, efek dari pemutih/pelembut bisa menyebabkan ruam pada bayi.
  • Biasakan setelah pemakaian clodi, walaupun tidak langsung dicuci, dilakukan pembilasan awal, bermanfaat sekali supaya tidak terjadi pengerasan pup sikecil atau clodi menjadi bau pesing banget, karena pipis si kecil yang dibiarkan lama. Yang akhirnya malah jadi susah bersihinnya.
  • Jika menggunakan detergen biasa, maka kurangi takarannya. Rekomendasi 1/4 dari takaran biasa. Lebih baik jika menggunakan green detergent seperti biji klerak dan pembersih alami seperti cuka, baking soda, jeruk nipis dll.
  • Mencuci clodi bisa pakai mesin cuci atau pakai tangan. Tapi Jika cucian sedikit disarankan cuci pakai tangan saja, dikhawatirkan putaran dan perasan mesin yang terlalu kuat akan memperpendek umur clodi.
  • Jika insert mudah berbau menyengat dan daya serapnya dirasa sudah berkurang, maka disarankan dilakukan stripping clodi, yaitu dengan merendam insert dalam air panas, supaya sisa-sisa detergen dan amoniac bisa terangkat dan insert pun bersih dan fresh kembali.
  • Cloth diaper tidak boleh disetrika, karena bisa merusak lapisan PUL / waterproofnya.

Catatan terakhir, segala sesuatu yang digunakan berulang-ulang TENTU akan mengalami penurunan kualitas. Jadi jangan khawatir / merasa rugi jika suatu saat clodi tidak sengaja disetrika, atau nyucinya pake pelembut/pemutih, atau clodinya jadi bau banget dan warnanya ga putih, atau snap / velcronya tidak bagus lagi. HAL TERSEBUT WAJAR saja, namanya juga barang dipake,. Jika ada hal tersebut terjadi, cukup diperiksa apa masih bisa diperbaiki / dimanfaatkan, jika masih bisa dilakukan striping, atau diganti karet pinggang /perekatnya, jikapun rusak semua yaa relakan ya bund, setidaknya clodi tidak dipakai sekali langsung dibuang. Nilai ekonomisnya sudah terpakai.

, , , ,

Powered by WordPress. Designed by WooThemes