Tips Memberi Nama Bayi

Hal yang harus diperhatikan saat memberi nama bayi / anak Anda

nama bayi yang bagusMemilihkan nama bayi yang bagus bagi orang tua susah-susah gampang lho, apalagi nama buat anak pertama. terlalu sering lihat daftar nama bayi juga malah jadinya makin bingung. Orang tua jaman dulu Ngasih nama anak ga pake mikir panjang, jadinya ya sering kali ketemu yang namanya sama (pasaran). Zaman sekarang sebaliknya, terlalu mikir panjang, tadinya pengen keren, tapi malah jadinya ngasih nama yang aneh, susah diucapin, karena ga sesuai dengan pelafalan bahasa kita..

Nah, sambil nunggu kelahiran buah hati Anda, berikut ini beberapa hal yang kayanya perlu dipertimbangkan saat memilih nama untuk anak Anda. Dengan sedikit riset dan istikhoroh insya allah ketemu deh nama yang pas buat si kecil.

  • Jenis kelamin, nama bayi perempuan dengan nama bayi laki-laki tentu berbeda, tapi ada juga ortu yang ga mau ambil pusing sehingga memilih nama anak yang unisex (bisa buat cowo/cewe) saja, sehingga bisa dipersiapkan jauh-jauh hari, dan dipakai jika USG kelamin bayi meleset. Misalnya Ari, Dian, Noval, azhari. Anak perempuan biasanya ga masalah dikasih nama unisex, buat anak cowok nantinya kadang suka diejek klo punya nama mirip dengan cewek.
  • Arti nama, meskipun kebanyakan ortu ga begitu perduli dengan arti nama anaknya, tetap disarankan untuk memberikan nama yang mengandung arti yang baik, karena nama bisa juga berarti doa / harapan. jikapun Anda sudah merasa cocok/dan suka dengan satu nama meski ga ada arti apa2, ya tidak perlu pusing harus diganti, toh seberapa sering sih orang nanya arti nama kita apa.
  • Nama yang unik, pengucapan/nama panggilan, nama anak yang unik bisa saja membuat si anak lebih menonjol / gampang dikenal, tapi kalo terlalu unik, sehingga susah pengucapannya, atau dipanggilnya jadi susah/ga enak, bisa bikin si anak minder. Solusinya adalah dengan menggabung nama yang unik tadi dengan nama yang familiar.
  • Agama, ras / kebangsaan, memberi merujuk kepada agama atau niru bangsa lain, boleh-boleh saja, asal jangan sampe jadi susah untuk diucapkan.
  • Nama keluarga/marga, terkadang tradisi nama keluarga / marga wajib dicantumkan, usahakan jangan ada yang sama banget, misal menggunakan nama yang sama dengan nama kakek, ini terkadang bisa bikin bingung dan membuat si anak merasa tidak punya identitas sendiri.
  • Stereotip, ada beberapa nama tokoh (fiktif atau nyata), yang jika disebut akan merefleksikan tokoh tersebut. Jika anda memilih untuk memberi nama berdasarkan karakter orang tersebut, sebaiknya dipertimbangkan dengan matang, misal ngasih nama sumanto (menimbulkan stereotip akan penjahat kanibal pemakan manusia), Suharto, Ayu Azhari, Jenar, Clinton. Meskipun tokoh tersebut seorang tokoh positif, alih-alih dapat pujian, seringnya malah jadi bahan olokan jika pribadi si anak tidak sesuai dengan karakter tokoh tersebut.

Demikian beberapa hal yang saya pribadi selalu mikir-mikir waktu pusing milih nama buat anak saya. Waktu anak pertama memang disiapin dari bulan-bulan awal kehamilan, yang anak ke-dua dan ke-tiga, mepet-mepet uda bulan kelahiran baru nyari-nyari..ha..ha.. Klo saya sukanya memang mengambil nama dari tokoh panutan, biar ga terlalu “maksa”, ya digabung dengan nama umum dari masyarakat indonesia.

Siapapun nama bayi yang Anda pilih, Yang paling penting JANGAN LUPA SELAMATAN yah.. biar si kecil jadi anak sholeh, selalu sehat, n berbakti pada agama, orang tua dan bangsanya. Amiiin.

, , ,

Powered by WordPress. Designed by WooThemes